Thursday, 21 February 2013

Polisi Data Titik Rawan Pilkada Palembang

Polresta Palembang sudah mendata beberapa titik rawan dalam pelaksanaan pemilihan kepala daerah setempat.


Ada tempat pemungutan suara (TPS) rawan menurut kaca mata polisi, kata Kapolresta Kombes Pol Sabaruddin Ginting usai menghadiri penetapan nomor urut calon wali kota/wakil Wali Kota di Palembang, Kamis.


Ia mengatakan, TPS rawan menurut kaca mata polisi itu antara lain rawan kriminalitas, ada beberapa titik sudah didata.


Kemudian rawan geografis itu di daerah-daerah perairan dan berikutnya daerah perbatasan antara Kota Palembang dengan kabupaten lain, katanya.


Polanya kalau yang rawan itu dua polisi dua TPS, kalau aman dua polisi enam TPS.


TPS yang rawan itu seperti di perbatasan di daerah Kabupaten Ogan Ilir dan Banyuasin.


"Saya kira pantauan kita kemudian daerah-daerah rawan krimininalitas di beberapa kecamatan dan kelurahan dengan menggunakan pola tadi," tuturnya.


Mengenai pengamanan kotak suara, ia menyatakan, pihaknya akan berkoordinasi dengan Komisi Pemilihan Umum setempat kalau untuk pergeseran logistik pilkada.


"Biasanya KPU meminta ke kita ketika ada pergeseran logistik pilkada," ujarnya.


Sementara mengenai anggaran pengamanan pilkada ia menuturkan,sudah diakomodir pemerintah Kota Palembang dan akan dimanfaatkan sepenuhnya anggaran yang bersumber dari APBD tersebut.


"Kita sepenuhnya akan melakukan kegiatan pengamanan di setiap tahapan pilkada," paparnya seraya menyampaikan anggaran diakomodir Rp6,2 miliar dari yang diajukan Rp6,8 miliar.


Tiga pasangan calon wali kota/wakil wali kota yang akan maju pada pilkada Palembang itu yakni Romi Herton-Harnojoyo, Sarimuda-Nelly Rosdiana dan Mularis Djahri-Husni Thamrin.


Pelaksanaan pilkada wali kota/wakil wali Kota Palembang akan digelar pada 7 April 2013.(ant/rd)

No comments:

Post a Comment