Tuesday, 26 February 2013

Pembebasan Lahan Bandara Trunojoyo Ditargetkan Segera Selesai

Pemerintah Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, menyatakan, pembebasan lahan untuk pengembangan Bandara Trunojoyo pada tahun ini ditargetkan selesai secepatnya.

"Makin cepat makin baik. Kami akan mengupayakan pembebasan lahan bisa dilakukan dalam waktu dekat ini supaya pengembangan Bandara Trunojoyo juga bisa dilakukan secepatnya," kata Bupati Sumenep A Busyro Karim di Sumenep, Senin.

Ia menjelaskan, pihaknya telah melayangkan surat permohonan penyediaan dana sebesar Rp3,5 miliar kepada DPRD Sumenep untuk disetujui dengan status mendahului proses pembahasan perubahan anggaran keuangan (PAK) pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2013.

"Dana sebesar Rp3,5 miliar itu untuk melakukan pembebasan lahan sekitar tiga hektare. Kami mengajukan surat permohonan penyediaan dana mendahului pembahasan PAK APBD 2013, karena dana Rp3,5 miliar tersebut dibutuhkan secepatnya," ujarnya.

Sesuai hasil koordinasi dengan Satuan Kerja Bandara Trunojoyo, kata dia, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memprogramkan pengembangan bandara pada tahun ini dengan catatan disediakan lahan.

"Kalau disediakan lahan dalam waktu dekat ini, program pengembangan Bandara Trunojoyo yang di antaranya berupa penambahan panjang landasan pacu pesawat dan pembangunan terminal penumpang, bisa direalisasikan pada tahun ini juga. Makanya, kami menargetkan pembebasan lahan bisa dilakukan secepatnya," ucapnya.

Busyro juga mengemukakan, secara internal, pihaknya telah melakukan persiapan teknis untuk melakukan pembebasan lahan guna pengembangan Bandara Trunojoyo pada tahun ini.

"Kalau permohonan penyediaan dana Rp3,5 miliar yang mendahului pembahasan PAK APBD 2013 itu disetujui oleh anggota DPRD, kami akan bergerak cepat untuk melakukan pembebasan lahan," katanya.

Sebelumnya pada 2011 lalu, Pemkab Sumenep membebaskan lahan seluas 5,4 hektare yang dilakukan melalui dua tahap, yakni tahap pertama seluas 1,7 hektare dan tahap kedua seluas 3,7 hektare.

Sejak beberapa tahun lalu, Pemkab Sumenep bersama Satuan Kerja Bandara Trunojoyo yang merupakan institusi kepanjangan tangan Kementerian Perhubungan, terus berusaha menambah fasilitas Bandara Trunojoyo.

Mereka ingin menjadikan Bandara Trunojoyo sebagai bandara komersial yang disinggahi pesawat berjadwal reguler.

Sejumlah program atau kegiatan yang merupakan hasil sinergi Pemkab Sumenep dan Satker Bandara Trunojoyo, terus dilakukan guna menambah fasilitas supaya memenuhi persyaratan (standar) sebagai bandara komersial.

Program sinergi tersebut, di antaranya Pemkab Sumenep membebaskan lahan sekitar 5,4 hektare untuk perluasan areal Bandara Trunojoyo pada 2011, guna menambah sejumlah fasilitas, di antaranya menambah panjang landasan pacu pesawat yang untuk sementara hanya 905 meter.

Kemudian, Kementerian Perhubungan memprogramkan penambahan panjang landasan pacu pesawat di Bandara Trunojoyo, dari 905 meter menjadi 1.160 meter, dan penambahan fasilitas lainnya pada 2012.(ant/rd)

No comments:

Post a Comment