Wednesday, 21 May 2014

Toyota Siapkan Teknologi Hybrid yang Lebih Irit


Toyota Siapkan Teknologi Hybrid yang Lebih Irit



Kendaraan bermesin hybrid memang dikenal irit bahan bakar berkat penggunaan motor listrik yang dipadu dengan mesin konvensional. Untuk teknologi ini, Toyota adalah jagonya.

Namun, dengan semakin majunya teknologi yang diciptakan para rivalnya, seperti teknologi SkyActiv dari Mazda dan Ecoboost lansiran Ford, telah memacu Toyota untuk membuat agar mesin hybrid lebih irit lagi.

Nah, Toyota sepertinya sudah menemukan cara untuk meningkatkan jarak tempuh mesin hybrid, yakni dengan menggunakan semikonduktor baru yang lebih sedikit menyerap energi. Langkah ini diklaim Toyota dapat menambah efisiensi mesin hybrid sekitar 10%.

Raksasa otomotif Jepang ini sekarang tengah mengembangkan chip yang diklaim dapat meningkatkan efisiensi BBM Prius hybrid hingga 10% dan berharap dapat memasarkan teknologi ini secara komersial pada 2020 mendatang. Dalam uji coba, Toyota melihat penggunaan chip baru ini dapat mendongkrak efisiensi 5%.

Chip baru ini, menurut Toyota, seperti dikutip autoguide, Selasa (20/5), menggunakan 10% tenaga yang dipakai oleh chip model lama dan dapat memangkas tenaga untuk mengendalikan unit ini sebesar 80%. Dengan demikian, nantinya kendaraan hybrid Toyota akan semakin irit sebab sistem hybrid hanya sedikit kehilangan tenaganya ketika baterai tengah menggerakkan motor listrik.

Tapi sekalipun teknologi anyar ini belum diterapkan pada mobil-mobil hybrid Toyota, pabrikan otomotif terbesar dunia ini siap meluncurkan Prius generasi anyar yang lebih irit BBM dari model yang beredar saat ini. Saat Prius model 2015 itu memasuki pasar, konsumsi BBM-nya adalah 22,38 per liter, ditambah dengan sistem pengisian baterai nirkabel (wireless) demi meningkatkan kenyamanan pengemudinya. (ant)

No comments:

Post a Comment