Sunday, 18 May 2014

BKD Sulbar Temukan Indikasi K2 Fiktif

Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi sulawesi barat, menemukan adanya indikasi tenaga honorer Kategori dua (K2) fiktif hasil tes Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2013.

'Persoalan ini telah kami lakukan pencermatan. Jika terbukti fiktif, maka nasib tenaga honorer itu tidak akan bisa diselamatkan,' kata Kepala Sub Bidang Formasi dan Informasi BKD Sulbar, Ronal di Mamuju, Sabtu.

Menurut dia, mencuatnya kasus itu setelah masa berakhir pemasukan berkas ternyata masih ada yang tidak memasukkan berkas tanpa keterangan atas nama Djamaluddin.

Setelah dilakukan pengecekan formulir pendaftaran kata dia, surat keputusan (SK) terakhir yang digunakan Djamaluddin tercatat bertugas di Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Pemprov Sulbar.

'Ada kejanggalan pada formulir pendaftaran yang digunakan Djamaluddin. Dalam format formulir tersebut, salah satu isiannya menyebutkan Dinas Kesbangpol Sulbar. Seharusnya adalah Badan Kesbangpol Sulbar,' kata Ronal.

Sementara pihak Kesbangpol membantah ada nama tersebut yang pernah bertugas pada instansinya.

'Tidak benar jika kami mengeluarkan SK fiktif dan baru kali ini kami dengar ada nama Djamaluddin. Dulu memang ada tenaga kontrak yang bertugas di sini dan mendaftar CPNS. Tetapi semuanya tidak lulus,' kata Sekretaris Kesbangpol Pemprov Sulbar, Sudirman Molle.(ant/rd)

No comments:

Post a Comment