Sunday, 18 May 2014

Ketersediaan BBM Di Pasaman Barat Mulai Langka

Ketersediaan Bahan Bakar Minyak (BBM) pada Stasiun Pangisian Bahan Bakar Umun (SPBU) di Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat (Sumbar) mulai langka pascaterbakarnya depot Pertamina I Bungus Padang.

Pantauan disejumlah SPBU di Simpang Ampet, Minggu, melaporkan yang ada di Pasaman Barat stok bbm yang ada mulai habis sehingga SPBU banyak yang tutup.

'Awalnya saya heran kenapa stok bbm habis. Ternyata depot di Padang terbakar sehingga terputuslah distribusi bbm ke SPBU,' kata salah seorang pengendara, Roni.

Ia mengatakan untuk mengisi kendarannya ia akhirnya terpaksa pergi ke kios eceran meskipun harganya bervariasi dari Rp10.000 sampai Rp12.000 per liter.

'Saya mendapat BBM jenis bensin Rp10.000 per liter. Jika kondisi bertahan lama maka dikhawatirkan aktifitas warga akan terhenti karena stok di SPBU dan kios akan habis,' katanya.

Akibat keterbatasan minyak dan harga yang sudah mulai tinggi tentu saja hal ini membuat masyarakat setempat menjadi kewalahan.

Informasi yang behasil dihimpun BBM jenis premium sejak Sabtu (17/5) mulai kosong di kios-kios. Akibatnya aktifitas masyarakat yang dari berbagai golongan mulai terhenti.

Tidak itu saja, aktifitas pedagang juga terganggu akibat langka dan mahalnya harga premium di Pasaman Barat.

'Semua sektor akan terpengaruh mulai dari nelayan, petani, angkutan dan lainnya karena semuanya bergantung pada BBM ,' katanya.

Masyarakat lainnya Fet (36) mengatakan masyarakat mulai resah dengan kelangkaan BBM saat ini.Berbagai aktifitas akan terhenti jika kondisi ini terus berlangsung.(ant/rd)

No comments:

Post a Comment