Saturday, 2 March 2013

Polres Bangkalan Tangkap Enam Pengunjuk Rasa

Petugas Polres Bangkalan, Madura, menangkap enam orang pengunjuk rasa yang terlibat kericuhan di kantor DPRD setempat, Jumat.

Keenam orang yang ditangkap polisi itu diduga sebagai provokator kericuhan dalam unjuk rasa menentang pelantikan Bupati Bangkalan terpilih Makmun Ibnu Fuad yang akan digelar pada 4 Maret 2013.

"Saat ini keenam orang tersebut kami amankan dan kami minta keterangan," kata Kapolres Bangkalan AKBP Endar Priantoro.

unjuk rasa ke kantor DPRD menolak pelantikan bupati terpilih Bangkalan ini digelar oleh massa pendukung pasangan calon bupati KH Imam Bukhori Kholil-Zainal Alim, lawan politik Makmun saat pilkada 12 Desember 2012. Namun pencalonan pasangan tersebut dibatalkan sehingga tidak bisa mengikuti pemilihan.

Mereka menuntut agar DPRD Bangkalan membatalkan pelantikan Makmun Ibnu Fuad karena yang bersangkutan dituduh terlibat gambar mesum yang tersebar di internet.

Selain itu, mereka juga menuduh proses pelaksanaan pilkada di Kabupaten Bangkalan penuh rekayasa dengan cara mencoret dirinya sebagai calon bupati pada pilkada 12 Desember 2012.

unjuk rasa massa pendukung KH Imam Bukhori Kholil di kantor DPRD Bangkalan sempat memacetkan arus lalu lintas di kantor DPRD setempat di Jalan Soekarno-Hatta.

KH Imam Bukhori Kholil juga turut berunjuk rasa bersama massa pendukungnya.

"Kami perlu turun langsung menyuarakan pembatalan pelantikan ini, karena kami tidak ingin memiliki pemimpin yang berbuat mesum, seperti yang beredar di internet dan berbagai jejaring sosial saat ini," kata KH Imam Bukhori Kholil. (ant/as)

No comments:

Post a Comment