Saturday, 2 March 2013

Jalan Muba-Bengkulu Belum Bisa Dilalui Truk

Jalan Lintas Sumatera yang menghubungkan Kabupaten musi banyuasin Provinsi Sumatera Selatan dengan Bengkulu yang terganggu akibat banjir dan jembatan juga mengalami kerusakan, belum bisa dilalui truk bermuatan berat.

"Jalan dan jembatan di Desa Tanjung Durian, Kecamatan Lawang Wetan yang rusak akibat banjir sepekan lalu sekarang ini sudah bisa dilewati namun masih bersifat darurat untuk kendaraan kecil atau yang memiliki berat di bawah lima ton," kata Kabag Humas Pemkab musi banyuasin (Muba) Dicky Meiriando saat dihubungi dari Palembang, Jumat.

Kondisi jalan dan jembatan yang masih darurat tersebut, mengakibatkan hingga kini masih terjadi antrean panjang kendaraan yang hendak melintas di jalan negara yang menghubungkan Sekayu-Lubuk Linggau dan jalan alternatif akses ke Bengkulu itu, kata dia.

Menurut dia, jalan yang rusak akibat banjir itu sudah diperbaiki, begitu pula dengan jembatan yang putus telah disambung secara darurat menggunakan jembatan belly (bailey) berupa jembatan sementara yang dibuat oleh Zikon Kodam II/Sriwijaya berlantai papan.

Guna memaksimalkan kembali jalan dan jembatan tersebut, Pemkab Muba akan segera melakukan perbaikan secara permanen, sehingga lalu lintas kendaraan yang menghubungkan sejumlah daerah di Sumsel dan Bengkulu itu bisa lebih lancar.

Sambil menunggu perbaikan jalan dan jembatan, bagi masyarakat yang biasa melakukan perjalanan dan pengiriman barang melalui jalan lintas tersebut diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan dan memperhatikan kapasitas muatan kendaraannya.

"Masyarakat yang memiliki kendaraan bertonase besar diimbau dalam kondisi jalan dan jembatan masih darurat untuk sementara ini mencari jalan alternatif menuju Kota Lubukulinggau, Musi Rawas atau ke Bengkulu," ujar Dicky pula.

Sebelumnya pada 25 Februari lalu, Bupati Muba H Pahri Azhari bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD) dan satuan kerja perangkat daerah (SKPD) setempat meninjau permukiman masyarakat, jalan, dan jembatan di Desa Tanjung Durian yang dilanda banjir.

Menurut Bupati Muba, banjir yang melanda kabupaten ini lebih besar dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

Kondisi banjir yang lebih besar dari sebelumnya akibat Sungai Musi meluap pada musim hujan sekarang ini, tidak hanya merusak sebagian ruas jalan dan jembatan di Desa Tanjung Durian, Kecamatan Lawang Wetan.

Banjir itu juga merusak areal tanaman pertanian dan rumah penduduk setempat, kata Bupati pula.(ant/rd)

No comments:

Post a Comment