Saturday, 2 March 2013

PLTMH Cirompang Terbesar Di Jabar

pembangkit listrik tenaga mini hidro (PLTMH) Cirompang di Kabupaten Garut merupakan proyek pembangkit lsitrik mini hidro terbesar di Jawa Barat.

"PLTMH Cirompang merupakan proyek pertama dari PT Tirta Gemah Ripah sekaligus PLTMH terbesar pertama di Jabar," kata Direktur PT Jasa Sarana, Soko Sandy Buwono pada saat penandatanganan akad kredit PT TGR dengan Bank CIMB Niaga di Jakarta, Kamis.

Soko menyebutkan PT TGR merupakan anak perusahaan PT Jasa Sarana yang merupakan BUMD Jawa Barat.

Untuk pembangunan PLTMHCirompang, memakan biaya senilai Rp130 miliar. Sedangkan untuk penyelesaian akhir mendapat dukungan dana pinjaman dari Bank CIMB Niaga senilai Rp100 miliar.

Perjanjian kredit itu ditandatangani di Menara CIMB Niaga di Jakarta oleh Head Global Corporate Indonesia Corporate Banking CIMB Niaga Hery Adriawan Zainal dengan Dirut PT Tirta Gemah Ripah Johan Romadhon.

PLTMH Cirompang yang memiliki kapasitas pasokan listrik 8MW tersebut letaknya di Desa Cihikeu dan Desa Bungbulang Kabupaten Garut.

Pembangkit listrik mikro hidro itudilaksanakan dengan skema build, own and operator (BOO) yang output dayanya akan dibeli oleh PLN selama 15 tahun,dengan skema take and pay sebagaimana telah disepakati dalampower purchase agreement yang diteken PLN dan Tirta Gemah Ripah.

"Dari sisi infrastruktur sangat menguntungkan karena lokasinya dekat dengan gardu indukinterkoneksi jaringan listrik Jawa - Bali," kata Johan Romadhon.

Sementara itu Head Global Corporate Indonesia CIMB Niaga Hery AdriawanZainal menyatakan, kerja sama penyaluran kredit untuk proyek PLTMH di Jabar itu yang pertama kalinya.

"Ini pertama kalinya, kami melihat prospek PLTMH di Jabar potensial karena memiliki beberapa sungai yang memungkinkan untuk pembangkit itu," kata Hery Adriawan.

Ia menyebutkan, bila proyek pertama ini berlangsung lancar, tidak menutup kemungkinan pihaknya terlibat dalam proyek sejenis lainnya di Jabar.

Terkait progres PLTMH Cirompang, Dirut PT TGR Johan Romadhon menyatakan pembangunan konstruksinyatelah mencapai 70 persen, dan ditargetkan mulai beroperasi pada November 2013.(ant/rd)

No comments:

Post a Comment